UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK dan FRAKSI dari DAUN PURING ANTING CODIAEUM VARIEGATUM VAR PICTUM APPENDICULATUM pada BAKTERI E COLI dan S AUREUS

Authors

  • Maria Sindy Mahasiswa Farmasi, Fakultas Sains & Teknologi, Universitas Ma Chung
  • Rollando Dosen Farmasi, Fakultas Sains & Teknologi, Universitas Ma Chung
  • Muhammad Hilmi Afthoni Dosen Farmasi, Fakultas Sains & Teknologi, Universitas Ma Chung

DOI:

https://doi.org/10.33479/sb.v3i1.209

Keywords:

E Coli, S Aureus, Puring Anting, Disc Diffusion Test , Extrak Etanol 96 Persen , Fraksi Metanol 80 Persen

Abstract

Penyakit infeksi tergolong  jenis penyakit yang penyebabnya karena infeksi dari mikroorganisme seperti bakteri. Bakteri yang sering menyebabkan infeksi antara lain Staphylococcus aureus  dan Escherichia coli. Tanaman yang dapat dijadikan alternatif adalah tanaman puring anting (Codiaeum variegatum var. Pictum.F. Appendiculatum) yang merupakan tanaman perdu dengan bentuk daun memanjang dan kecil yang terhubung dengan tulang daun.

                Penelitian ini bertujuan guna mengetahui aktivitas anti bakteri fraksi aktif dan ekstrak daun puring anting terhadap E.coli dan S. aureus menggunakan uji difusi cakram, serta kandungan metabolit sekunder pada fraksi aktif daun puring anting. Dalam penelitian ini,  dipilih pelarut etanol 96% untuk mengekstraksi daun puring anting dan difraksi pelarut yang digunakan n-heksana, kloroform, dan metanol 80%.

             Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fraksi aktif daun puring anting yang terdapat pada fraksi metanol 80%, dan hasil uji antibakteri dengan metode uji difusi cakram menunjukkan penghambatan E.coli dan S.aureus masing-masing adalah 5,4000 ± 2,0553 mm (1000 µg/ml) dan 5,2250 ± 3,2043 mm (30,125 µg/ml). Dalam fraksi metanol 80% tereteksi metabolit sekunder seperti saponin, steroid, dan alkaloid.

Downloads

Published

2022-09-30